SEMINAR THE ART OF RESILIENCE
Mensyukuri Hal Kecil di Tengah Kerasanya Standar Kerja Jerman
UJIAN BAHASA
2/1/20262 min read


31 Januari 2026 | 16.00-17.30
The Art Of Resilience : Seni Mensyukuri Hal Kecil di Tengah Kerasanya Standar Kerja Jerman
Daring | Google Meet
“The Art of Resilience”: Salsyabila Rahmawati Ungkap Seni Bertahan di Tengah Kerasnya Standar Kerja Jerman
Banjarmasin, 31 Januari 2026 — Dalam sebuah webinar yang menyentuh hati bertajuk “The Art of Resilience”, Salsyabila Rahmawati Qaulani Syadida membuka ruang refleksi bagi para peserta untuk memahami makna ketangguhan, syukur, dan adaptasi dalam menghadapi tantangan hidup di Jerman. Acara yang berlangsung secara daring melalui Google Meet ini diinisiasi oleh Alphabet Global C., dan menjadi wadah penting bagi peserta yang tengah berjuang untuk bekerja di Jerman.
Jerman: Tempat Rendah Hati yang Membentuk Karakter
Salsyabila menyebut Jerman sebagai tempat rendah hati — bukan karena segalanya mudah, tetapi karena setiap individu dituntut untuk belajar dari bawah, menanggalkan ego, dan membuktikan diri melalui kerja nyata. Ia menekankan bahwa budaya kerja di Jerman sangat menghargai ketepatan waktu, efisiensi, dan kejujuran. Hal ini sering kali menjadi tantangan bagi orang Indonesia yang terbiasa dengan fleksibilitas dan pendekatan kolektif. Namun, justru di situlah pelajaran berharga ditemukan: bahwa kerendahan hati bukan kelemahan, melainkan pintu menuju pertumbuhan.


Google Meet bersama Salsyabila Rahmawati Qaulan Syadida sebagai Narasumber dalam seminar betajuk The Art Of Resilience : Seni Mensyukuri Hal Kecil di Tengah Kerasanya Standar Kerja Jerman pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 pukul 16.00 - 17.30 WITA.
Strategi “Inggin Pun”: Seni Menerima dan Belajar pada Probezeit ( Waktu Percobaan ).
Salah satu strategi bertahan yang dibagikan Salsyabila adalah konsep “Inggin pun”—yakni sikap menerima tantangan dengan berkata “iya aja”, bahkan ketika belum sepenuhnya siap. Menurutnya, banyak peluang besar justru datang ketika kita berani melangkah tanpa menunggu sempurna. “Pas waktu percobaan selama 6 bulan pertama, kita harus inggh pun aja dulu mau itu masuk pagi, siang atau malam,” tuturnya. Strategi ini menjadi bentuk keberanian yang lembut—bukan nekat, tapi percaya bahwa proses akan membentuk kemampuan. Ia mengajak peserta untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri, dan memberi ruang untuk berkembang melalui pengalaman langsung.
Dia juga mengungkapkan rasa syukur ketika sudah lulus ujian tidak langsung berangkat, karena dia bisa menghabiskan waktu di kampung halaman sebelum bekerja di Jerman. dan dia memberitahukan, bahwa aku merasa syukur bisa bekerja di Jerman khususnya di Berlin yang mempuyai 6 rumah makan indo, ungkapnya.
Adaptasi Menjadi Air: Menghormati Tempat, Menjaga Jati Diri
Dalam sesi tersebut, Salsyabila juga mengangkat filosofi “menjadi air”—yakni kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tanpa kehilangan esensi diri. Prinsip “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” menjadi pegangan dalam berinteraksi dengan budaya lokal. Kita harus bisa membaca situasi, menghormati nilai-nilai setempat, tapi tetap membawa nilai-nilai kita sendiri dengan cara yang bijak. Ia mencontohkan bagaimana ia belajar untuk tidak terlalu ekspresif dalam lingkungan kerja Jerman yang cenderung formal, namun tetap menjaga kehangatan dalam komunikasi interpersonal. Adaptasi bukan berarti menyerah, melainkan kemampuan untuk menyatu dan tetap berdampak.
Definisi Sukses: Ketangguhan Menghadapi Ujian
Menutup sesi, Salsyabila menyampaikan definisi sukses yang sangat personal dan menyentuh: “Sukses itu bukan soal pencapaian luar, tapi seberapa kuat kita bisa mengatasi ujian.” Ia mengajak peserta untuk melihat kegagalan sebagai bagian dari proses, bukan akhir dari segalanya. ia juga menjelaskan bahwa, musim salju atau suhu yang digin bukanlah alasan untuk tidak bekerja, karena kita sudah tau bahwa kita di sini untuk berkerja, tuturnya.
Media Sosial Kami
Situs Web Kami
Program Kami
Kelas Bahasa
Konsultasi Kerja dan Migrasi
Pelajari kebijakan privasi, syarat & ketentuan, serta komitmen kami dalam menjaga keamanan dan kerahasiaan data Anda.
Keamanaan Alphabet Global C


